Bali, The Honeymoon Stories

Sejak lama saya memimpikan Bali. Pulau yang menjadi salah satu primadona wisata Indonesia ini kabarnya kerap masuk daftar tujuan para honeymooners, entah karena suasananya yang romantis atau alamnya yang menggoda. Yang jelas, saya dan suami begitu bersemangat ketika hari keberangkatan kami tiba. Yeay, kami akan bulan madu ke Pulau Dewata 🙂

Membaca beberapa artikel di internet, daerah Ubud, Nusa Dua, Seminyak, Uluwatu dan Lovina tampaknya berada dalam daftar tempat bulan madu yang populer di Bali. Berhubung ini kunjungan pertama saya dan waktu yang kami miliki terbatas, akhirnya diputuskan untuk menginap selama 2 malam di Ubud dan menghabiskan sisanya di Kuta. Pilihan kami tepat, keduanya menawarkan sensasi yang berbeda satu sama lain untuk pasangan muda seperti kami.

Menginap di Ubud

Liburan tenang di Ubud, Bali

Liburan tenang di Ubud, Bali

Sebagai awalan, kami menyambangi Sri Bungalows Ubud atas rekomendasi seorang teman. Suasananya tenang, sejuk (well, dingin sih!) dan serba hijau. Kami harus menyusuri anak tangga untuk mencapai kamar yang rupanya bersebelahan dengan Monkey Forest. Sempet panik sih, maklum pengalaman traumatis saat traveling ke Pulau Kembang di Kalimantan beberapa tahun lalu membuat saya agak ngeri mendengar suara monyet. Tapi sudahlah, toh tempatnya strategis dan budget wise (mungkin ini alasan mengapa di hotel ini tak banyak alternatif sarapan dan saluran TVnya hitam putih).

Menurut saya, cara terbaik menikmati Ubud adalah dengan berjalan kaki. Menyusuri pertokoan yang menjual manik-manik, cinderamata dan barang-barang seni, mampir di kafe untuk berbincang atau bersepeda melintasi persawahan.

Bermalam di Kuta

Kuta Beach view from our hotel room

Kuta Beach view from our hotel room

Ini dia, Jakarta-nya Bali, lokasi favorit para pelancong domestik maupun mancanegara. Berbeda dengan Ubud yang serba tenang dan spiritual, disini sibuk dan hingar bingar (pagi maupun malam hari). Kita bisa menemukan pertokoan tradisional hingga pusat perbelanjaan yang menawarkan branded stuff. Kami kebetulan menginap di Melasti Hotel. Lokasinya dekat ke pantai dan bandara, cukup nyaman dan terjangkau (actually, better than the previous hotel).

Oh ya, selain menikmati fasilitas hotel, kami menyempatkan diri menyambangi beberapa destinasi wisata lainnya di Bali lho. Untungnya ada sahabat dekat suami yang sudah 9 tahun tinggal di Bali, jadi ya kemana-mana diantar, destinasinya pun beragam. Kami dapat beragam tips berlibur ke Bali plus ngga kesulitan untuk mencari makanan halal karena informasi yang didapat langsung dari orang Bali 😀 :

Pura Taman Ayun

The Honeymooner 😀

 

Pantai Padang-Padang

Padang-Padang Bali, The Fotogenic Beach

Padang-Padang Bali, The Fotogenic Beach

Padang-Padang Beach Bali, Paradise for surfers

Padang-Padang Beach Bali, Paradise for surfers

Enjoying sunset

Enjoying sunset

Tempat yang sempat dijadikan shooting video clip MLTR dan BCL ini surganya surfer (karena banyak palung dan ombak besar), terletak di Jalan Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Bali. Jalurnya cukup menantang, kami harus menuruni banyak anak tangga dan masuk ke celah-celah batu karang yang terjal untuk bisa mencapainya. But it’s worthed!. Pantainya bersih dan tidak terlalu ramai, kami pun sepakat untuk menghabiskan waktu disini sambil menunggu sunset, precious.

Tanah Lot

Tanah Lot, tempat memuja dewa laut

Tanah Lot, tempat memuja dewa laut

Kintamani

Danau Batur, Kintamani

Danau Batur, Kintamani

Bedugul

Pura Ulun Danu, Bedugul

Pura Ulun Danu, Bedugul

Pura Besakih

Besakih, The Mother Temple in Bali

Besakih, The Mother Temple in Bali

Pura Tirta Empul

Holy water in Tirta Empul Temple (Tampak Siring Temple)

Holy water in Tirta Empul Temple (Tampak Siring Temple)

Jembatan Tukad Bakung 

The highest bridge in Asia, Tukad Bakung Bali

Mencicip Nasi Pedas

Wisata kuliner di depan Joger, nasi pedas

Wisata kuliner di depan Joger, nasi pedas

Beruntung, saya bisa seru-seruan bareng sambil menikmati quality time bersama suami di Bali. Semoga momen kebersamaan ini selalu menjadi penyemangat kami menjalani kehidupan pernikahan kedepannya. Ini bukanlah yang pertama, akan ada agenda jalan-jalan berikutnya! amiiiiiiiin 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s