Kampusmu = Kastamu

“Eh sayang banget ya..si itu kan pinter, kok ngga dapet universitas negeri?”

Saya tidak pernah menyangka fenomena ini kemudian menjadi bahan perbincangan seru antara saya dan suami. Maklum, suami saya yang alumni FISIP UNAS sempat mencak-mencak karena seringkali menemui anggapan bahwa kemampuannya berada dibawah rata-rata jebolan Universitas Negeri. Padahal nyatanya, sejak bergelut dengan dunia jurnalistik, tak jarang ia menemukan sosok-sosok sukses yang berangkat dari sekolah swasta.

Saya sempat mendebat, semua karena perbedaan metode belajar saja, sekolah negeri seolah mencipta kaum SO (Study Oriented) karena berbasis catatan akademik seseorang, sedangkan sekolah swasta dianggap sebagai pilihan kedua yang fokusnya hanya soal meraup materi semata.

Aneh juga, jika hingga saat ini kita masih mengkotak-kotakkan diri dengan label SAYA ANAK NEGERI dan KAMU ANAK SWASTA. Tak pernahkah terlintas di pikiran bahwa, tak jarang seseorang MEMILIH ingin bersekolah dimana.

3 thoughts on “Kampusmu = Kastamu

  1. Ayam Cinta says:

    Yang paling kesel klo buka lowongan kerja berdasatkan lulusan mana. What the….

    Itu knapa gw salut ma perusahaan luar negri, bukan ditanya lu lulusan mana, tapi lu bisa apa? atw yang lebih keren, lu punya sertifikat skill apa (yang bertaraf internasional tentunya)??

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s