Lites Corner dan mimpi jadi nyata

Saya tak ingat persis sejak kapan saya berniat menjadikan pemandu acara sebagai profesi impian. Yang jelas, kemampuan Oprah membawakan talkshow setiap pukul 10 pagi di salah satu TV Swasta lantas memacu semangat saya fokus di dunia broadcasting.

Dengan Pdnya saya menulis menjadi Oprah Winfrey-nya Indonesia/ pemandu acara yang inspiratif dengan gaya hangat sebagai bagian dari RESOLUSI. Waktu itu jadi nyengir sendiri, membayangkan susahnya masuk TV sebagai presenter dengan kondisi fisik mungil, wajah biasa dibalut jilbab. Saya ngga peduli, wong namanya juga cita-cita..

Waktu berlalu, saya gagal menjadi presenter televisi, meskipun tlah melewati tahap last interview atau ON CAM test. Lagipula, saat itu pihak radio menawarkan saya belajar ilmu baru dengan memegang amanah sebagai CHIEF EDITOR, sayapun diperbolehkan untuk tetap bersiaran. Hingga suatu saat, kebetulan saya dijadwalkan untuk bersiaran sekaligus memandu Special Program baru bertajuk LITES CORNER. Sebuah program inspirasi yang menghadirkan beragam profil sukses, berbincang tentang karier, personal life hingga proses seseorang mencapai kesuksesan di segala bidang.

Ibarat mendapat durian runtuh, semangat saya begitu meletup-letup. Betapa tidak, Tuhan telah membukakan jalanNya dengan cara yang tak terduga. This is my passion…and i’ve been blessed directly. Sayapun tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mengasah kemampuan, belajar membawakan acara dengan santai dan memetik makna untuk pendengar juga diri pribadi. Produser acara ini pun tak luput dari perhatian, tiap masukannya menjadi sangat berharga bagi pengembangan acara ini dan juga diri saya.

Andrea Hirata pernah berkata β€œinilah kekuatan cita-cita”. Sayapun tersenyum bahagia, tanpa disadari ada begitu banyak hal baik tercipta dari sepenggal cita-cita, tak usahlah kita keras hati mempertanyakan bagaimana cita-cita itu terwujud? Apakah bentuknya sesuai keinginan? Akankah persis seperti yang diharapkan?…karena Tuhan tahu yang TERBAIK bagi kita..yang mau berupaya..

Saya tak ingin menjadi OPRAH lagi, melainkan menjadi yang terbaik dari DIRI saya sendiri

*bonusnya: materi acara ini akan dibukukan, dan saya dipercaya menjadi salah satu editornya (doakan sukses ya !!!)

3 thoughts on “Lites Corner dan mimpi jadi nyata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s