Piknik di Taman Suropati Menteng

1 2 3 4 5 6 7

Salah satu cara terbaik menghabiskan akhir pekan adalah pergi ke taman kota bersama anak-anak. Seperti suatu pagi, saya mengajak Ayesha dan Aleandra piknik sederhana di Taman Suropati Menteng. Kami hanya membawa camilan, air mineral dan buku-buku untuk dibaca karena sebelumnya sudah sarapan di rumah.

Jam delapan pagi kami tiba, udara masih sangat sejuk dan area terbuka hijau ini belum terlalu ramai. Hanya terlihat beberapa warga berlari mengelilingi taman, berlatih beladiri atau bercengkerama bersama keluarga. Saya sengaja membiarkan anak-anak duduk-duduk di pinggir rumput asalkan tak merusak tanaman-tanaman cantik maupun fasilitas taman yang ada.

Jika Aleandra (1 tahun) berbinar-binar memunguti dedaunan yang berserakan sambil berlarian kesana kemari, Kakak Ayesha memilih untuk duduk tenang sambil membaca cerita, well sesekali ia mengejar adiknya sih. Sedangkan saya sibuk mengabadikan mereka dengan kamera sambil menikmati waktu bermain bersama mereka.

Kedengarannya mungkin sederhana, namun bermain adalah salah satu aktivitas penting dalam tumbuh kembang anak. Saya belajar memahami bahwa bermain mampu melatih kreativitas, aspek motoris dan kognitif juga mengasah kepekaan anak dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Inilah alasan utama saya mengajak anak-anak ke ruang terbuka hijau, agar mereka merasakan sejuknya udara, nikmatnya bertemu teman sebaya dan bermain bersama.

Bermain di area publik ini menyediakan ruang-ruang baru bagi saya dalam mengeksplorasi tingkah polah anak-anak, mengamati kalau Kakak Ayesha cenderung pemalu sedangkan Aleandra malah antusias bertemu orang baru (mulai dari nyamperin, megang sampai ngajak main tanpa diminta). Bermain memberi saya kesempatan mengenali anak-anak lebih jauh lagi, mulai dari apa-apa saja yang jadi kesukaan maupun kekhawatiran mereka. Kalau Kakak Ayesha senang bermain drama atau menyanyi solo (yes, she sings a lot) di taman, Aleandra cenderung rajin menyapa orang satu per satu (in her cute baby style, of course).

Hal yang paling utama, bermain mengajak saya bersahabat dengan waktu dan mensyukuri tiap detik yang bisa saya habiskan bersama anak-anak :’)

“Play can be the long-sought bridge back to that deep emotional bond between parent and child. Play, with all its exuberance and delighted togetherness, can ease the stress of parenting. Playful Parenting is a way to enter a child’s world, on the child’s terms, in order to foster closeness, confidence, and connection.” | Lawrence Cohen, Playful Parenting

Gimana moms, pernahkah mengajak anak-anak bermain di taman dekat rumah? momen seru apa yang didapat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s