Staycation at Discovery Hotel Ancol

6

Menyiasati padatnya jadwal pekerjaan dan keinginan berlibur yang tak dapat dibendung membuat saya dan suami sepakat untuk staycation di Ancol. Pertimbangannya, selain dekat dengan tempat tinggal, cukup banyak alternatif tempat wisata yang bisa dikunjungi bersama anak-anak. 1 2 3 4 5 7 8 9 10 11 12 13

Kami menginap di Discovery Hotel Ancol yang diresmikan 2014 lalu. Suami penasaran ingin membandingkan kenyamanannya dengan Mercure Hotel sedangkan saya ingin mencoba Kids Clubnya. Hotel bintang empat yang mengusung tagline Betawi Hospitality ini letaknya strategis, bersebelahan dengan Dufan dan berseberangan dengan halte busway. Kami juga menerima tiket free masuk Ancol hanya dengan menunjukkan bukti booking di hotel ini.

Setelah check in, Ayesha yang sudah ngga sabar langsung meminta Yandanya berenang di kolam anak. Areanya cukup luas dan bersih, ngga terlalu rame juga sehingga anak-anak puas bermain air. Malamnya kami mencoba layanan room service, karena suami ingin berbuka puasa di hotel dan kebetulan ada menu anak juga yang bisa dicicipi. It was costly but the taste was quite good.

Mengingat ratenya yang lumayan, sayang sekali interior di dalam kamar tergolong plain dan ngga menarik. Saat kami menginap pun sedang ada pesta pernikahan yang digelar di pool area selepas maghrib. Otomatis hingga jam 11 malam ngga ada yang bisa tidur nyenyak karena hingar-bingar diluar sana. Saya juga sempat bad mood saat pagi hari, karena anak diatas 5 tahun diharuskan membayar sarapan pagi (padahal saat booking sudah ditanyakan lho). Ya sudahlah, ucap saya dalam hati. Saya harus segera mengembalikan semangat karena tujuan staycation kali ini adalah bersantai bersama anak-anak. Saya ngga boleh membiarkan hal-hal semacam ini mengganggu kenikmatan berlibur.

Untuk mendinginkan suasana, saya menemani anak-anak bermain di Discovery Kids World yang letaknya persis disamping kolam renang. Ada dua area, indoor dan outdoor. Kurang lebih dua jam kami disini. Permainan yang disajikan cukup beragam, mulai dari wall climbing, puzzle, mainan berbahan dasar kayu, lego, buku-buku, boneka hingga mainan plastik. Ada juga TV layar datar besar dan tumpukan CD film anak-anak. Sayang, agak diluar ekspektasi (again :|). Area ini terlihat kurang terawat, beberapa mainan rusak dan karpetnya berdebu.

Untungnya saya dan suami telah menyiapkan rencana lain agar ngga bosen di hotel, mulai dari jalan-jalan di kawasan Ancol saat malam hari, bermain di pantai hingga bersantai di Ecopark. Overall, saya cukup menikmati staycation kali ini. Tawa anak-anak saat bermain, berlarian atau berenang cukup mengobati hati. Toh esensi berlibur bukan saja bicara tujuan, melainkan dengan siapa kita menghabiskan waktu dan apakah kita menikmatinya bersama orang-orang yang kita cintai :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s