[Jogja Trip] Sindu Kusuma Edupark

sindu-kusuma-edupark-yogya-2Saya mengusulkan wahana rekreasi keluarga yang terletak di Jl. Magelang KM 2 Sinduadi Mlati Sleman ini saat menyusun itinerary liburan di Yogyakarta bareng sahabat-sahabat tercinta. Meski tak seheboh Dufan, tak ada salahnya dikunjungi mengingat ada aneka permainan yang bisa dicoba anak-anak.sindu-kusuma-edupark-yogya-3sindu-kusuma-edupark-yogya-4sindu-kusuma-edupark-yogya-5sindu-kusuma-edupark-yogya-6sindu-kusuma-edupark-yogya-7sindu-kusuma-edupark-yogya-1sindu-kusuma-eduparksindu-kusuma-edupark2

sindu-kusuma-edupark3

Last 3 photos are courtesy of Kusuma Edupark Website

Sayang, kami tak begitu memperhatikan jadwal operasionalnya. Sabtu, Minggu serta hari libur nasional SKE buka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Sedangkan kami datang di hari kerja dan wahana baru akan dibuka jam 3 sore. Jadilah rombongan mengubah rencana, mampir dulu ke De Mata Trick Eye Museum dan De Arca Statue Museum untuk habiskan waktu.

Kami membeli tiket masuk untuk masing-masing anggota keluarga seharga 15ribu rupiah, namun membeli tiket deposit juga untuk persiapan anak-anak menaiki wahana. Tak perlu khawatir, di dalam kawasan terdapat loket untuk top up dan sisa deposit yang tak terpakai akan dikembalikan.

Suasana Jumat sore itu tergolong sepi, anak-anak sudah mengincar Cakra Manggilingan, bianglala yang menjadi icon SKE, namun hujan turun dan wahana itu tak beroperasi. Menepis kekecewaan, suami bergegas mengajak anak-anak bersepeda diatas rel yang tracknya setara naik indoor bike di gym kantor selama setengah jam. Lumayan banget bakar karbo, at least itulah yang saya pikirkan ketika melihat adik ipar terengah-engah napasnya saat baru setengah perjalanan menemani Ayesha naik Sepeda Mabur.

Permainan lain sebenarnya tergolong standar, mulai dari komidi putar, sepur (kereta-keretaan), montor tumbur (bumper car), panggon lunjak (trampolin) hingga kursi mabur (ontang-anting) namun anak-anak tetap semangat. Saya juga sempat mengajak Aleandra masuk ke Dinopark yang ternyata berisi mainan koin, menangkap ikan-ikanan dan kantin yang tutup. Mungkin, jika jenis permainannya ditambah atau ada kegiatan-kegiatan lain yang bisa dicoba, Sindu Kusuma Edupark tidak akan tampak datar dan kosong di mata saya. Huh, ngga maksimal banget deh, rutuk saya dalam hati.

Meskipun begitu, saat beranjak menuju pintu keluar SKE, hati ini haru melihat Ayesha sepayung bertiga dengan Ziya dan Findi, anak-anak sahabat saya. Mereka tertawa kecil sambil berpegangan tangan. Upaya kami liburan bersama sepertinya membuahkan hasil, semoga persahabatan kami akan diteruskan anak-anak kami nantinya. Amiiiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s