[Review] Villa Seneng Homestay

12Antusias menyambut liburan di Yogyakarta bareng sahabat-sahabat semasa kuliah, saya memutuskan untuk tiba sehari lebih dulu agar bisa meluangkan waktu lebih banyak mengunjungi tempat wisata yang tidak tercantum dalam itinerary bersama.

Mengingat waktunya hanya semalam dan kami akan berkeliling kota, maka homestay menjadi pilihan menginap di Yogyakarta. Selain ramah di kantong, it feels homey and private for us. Setelah menimbang sana-sini, saya menyepakati keinginan suami memesan kamar di Villa Seneng. Ia begitu tertarik membaca reviewnya di yogyes & airbnb tentang ramahnya fasilitas ini bagi keluarga pelancong.

villa-seneng-homestay5villa-seneng-homestay4villa-seneng-homestay2villa-seneng-homestay

villa-seneng-homestay3

Last 5 photos are courtesy of Villa Seneng Airbnb Page

Lokasinya tergolong strategis, cukup 10 menit dari Bandara Adi Sutjipto. Meski mungil, homestay ini dilengkapi kolam renang mini, dapur, parkir mobil dan laundry. Kami memesan Family Room dengan kapasitas 4 orang, AC, TV dan kamar mandi dalam. Bonusnya, tersedia meja dan kursi untuk sarapan keluarga. Oh ya, disini memang tidak menyediakan WiFi agar keluarga fokus ngobrol dan ngga sibuk dengan gadget masing-masing 🙂

Ayesha yang sudah tidak sabar langsung ingin ganti baju dan nyebur, sayang waktu itu kolam belum dibersihkan sehingga kami harus menunda agenda berenang dan bersiap jalan-jalan keliling Yogyakarta.

Keesokan harinya, tuan rumah menyediakan sarapan pagi dengan menu lontong sayur dan bubur ayam. Anak-anak makan dengan lahap, maklum keduanya ingin segera berenang. Saya menyaksikan dari jauh betapa semangatnya mereka bertemu air. Tak lama kemudian, setelah mandi kami pun membereskan koper dan bersiap dijemput elf yang akan mengantar kami menjelajah kota.

Bisa dibilang saya cukup puas dengan pelayanan yang diberikan. Tempat tidur dan kamar mandi di kamar kami  termasuk bersih. Hanya saja letak AC yang ada di pojok langit-langit tak cukup menghantarkan udara sejuk ke seluruh ruangan, air panas yang dihasilkan dari gas elpiji juga sempet bikin khawatir karena baunya kurang sedap. Saya mungkin akan memilih homestay lain jika menginap lebih lama dengan alasan kenyamanan bagi seluruh keluarga.

Gimana Moms? pernah menginap di homestay bersama keluarga saat ke Yogya? Fasilitas apa yang diincar pertama kali?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s