Food Photography Tips Mom Should Know!

Saya menemukan kegemaran baru setelah membuat akun djghina di instagram : pamer foto 😀

Mulai dari berbagi foto tentang momen #happyparenting saya bersama Ayesha dan Aleandra, foto saat traveling, foto saat mampir ke berbagai event, foto ootd (outfit of the day) sampai foto makanan hasil beli atau eksperimen memasak di dapur. Nah, bagian terakhir ini yang kadang bikin suami geleng-geleng kepala.

“Kebiasaan mau makan berubah, kalau dulu berdoa, sekarang foto” ungkap sahabat saya suatu kali ketika kami reuni di salah satu kafe. Sekarang, saya sering menemukan pelanggan yang lebih sibuk menata meja sesaat setelah makanan diantar, hanya untuk mengabadikannya dalam sudut terbaik, padahal teman yang menemani sudah lapar berat, ehm.. *mandang cermin*

Saya pun termotivasi untuk lebih sering memasak dan mempraktekkan food photography tips yang bertebaran di internet. Tools-nya? cukup smartphone saja!. Berikut beberapa poin yang berhasil saya rangkum:

Nantikan resep strawberry-kiwi puding di postingan berikutnya :D

Nantikan resep strawberry-kiwi puding di postingan berikutnya 😀

Manfaatkan Cahaya Alami

Hindari menggunakan flash untuk hasil foto terbaik dan gunakan cahaya alami. Well, emang agak tricky sih, saya sendiri lebih banyak mengambil foto di siang hari atau ketika kondisi pencahayaan tempat makannya memadai.

Mulai menata makanan

Latar belakang yang menarik dan penggunaan properti pendukung saat menata makanan bisa membuat hasil foto kita lebih ciamik. Mulai dari taplak atau piring motif, alat makan warna-warni, vas bunga sampai gelas berisi minuman. Belakangan, saya juga senang mengumpulkan alat makan bernuansa vintage dan alat masak berbahan kayu untuk mendukung hobi baru ini. Biar tambah semangat di dapur, begitu alasan saya pada suami 😀

Trying simple recipe on my kitchen :)

Trying simple recipe on my kitchen 🙂

Ambil foto dari atas

Kamera smartphone ngga sama dengan DSLR yang canggih itu. Pengambilan foto paling baik adalah dari atas (supaya background dan komposisi terlihat sempurna), tapi saya sering juga tuh mengambil foto dengan sudut samping 45 derajat untuk memperlihatkan tekstur, lelehan sampai elemen makanan yang saya suka

Gunakan aplikasi 

Ada beragam pilihan aplikasi untuk mengambil atau mengedit foto di smartphone. Saya menggunakan instagram, camera+, picsart and of course the epic camera360

Sebelum makan, mari foto dulu :D

Sebelum makan, mari foto dulu 😀

Oh ya, makanan kan ngga tahan lama tingkat kesegarannya, jadi pastikan sebelum memasak sudah menyiapkan propertinya. Beda ketika makan diluar, cukup manfaatkan waktu segera setelah makanan dan minuman disajikan diatas meja.

Selamat mencoba ya 🙂

Punya pengalaman atau tips lain seputar food photography using smartphone? share bareng yuk!

What Do We Need As Digital Moms

For moms, technology is a game changer | Punchbowl

Who is digital mom?

Who is the digital mom?

Ini memang era digital, serba cepat dan praktis. Kita terbiasa mendapat informasi sekejap mata, bangun tidur bisa langsung tahu berita apa yang sedang beredar hanya dari scroll down timeline Twitter, checking Facebook news feed atau browsing portal berita. Sebelum memulai hari, entah itu ngantor, ngurus bisnis atau beres-beres rumah kita bisa menyempatkan diri update status, mulai dari nampilin quote penyemangat, foto selfie atau ootd (Outfit Of The Day) hingga posting kondisi terbaru anak-anak. Selanjutnya, email, chat room, online shop, blogwalking, ngintip diskusi di forum atau hanya sekedar browsing resep menjadi aktivitas yang terbilang menyenangkan.

What about motherhood? change is surely coming. Anak-anak kita berpotensi terpapar teknologi sejak mereka masih dalam kandungan dan menjadi digital native. Masih ingat kan, saat kita hamil dan dengerin playlist favorit lewat pemutar musik digital, membacakan dongeng lewat tablet, mengajak si kecil bermain lewat aplikasi game yang kita unduh atau mengabadikan momen liburan melalui jepretan ponsel pintar.

Perilaku kita jelas berubah, mau ngga mau kita mesti jadi digital mom yang ngga gaptek. Karena tantangannya bukan sekedar pintar menggunakan bermacam perangkat digital canggih dan memanfaatkan internet (khususnya social media) untuk mendukung kehidupan kita, tapi juga bersikap bijak dalam penggunaannya. Jadi, apa saja yang kita butuhkan? mungkin beberapa hal dibawah ini bisa menjadi inspirasi 🙂

Fulfil Your Passion

Hobi menulis? ingin berbisnis? doyan travel atau tertarik membuat sesuatu yang kreatif? kini teknologi dan internet memudahkan proses menemukan atau mengembangkan passion kita. Inspirasi bertebaran dimana-mana, mau belajar bisa lihat tutorial via Youtube, mau lancar berbisnis bisa intip tipsnya via blog atau tanya ke para praktisi via Twitter, mau menerbitkan tulisan secara independen juga bisa. Mulailah mencari hal-hal apa saja yang paling kita nikmati dan manjakan diri dengan beragam informasi yang tersaji.

Mommies, be passionate, be great

Mommies, be passionate, be great

Expand Your Network

Keberadaan social media memudahkan kita berinteraksi dengan siapa saja, mulai dari keluarga, sahabat lama, rekan kerja hingga idola. Selain berinteraksi secara online, sesekali ikutan kopdar, event atau workshop untuk memperluas jaringan juga diperlukan. Wawasan bertambah, bisa kenal dengan teman baru atau ngobrol dengan para pembicara. Seperti yang saya lakukan Sabtu kemarin saat mengikuti Female Daily Blogger Workshop di ArtOtel Thamrin Jakarta.

Inspiring Speakers (ki-ka: Hanifa Ambadar, Marischka Prudence, Fifi Alvianto, Vira Indohoy)

Inspiring Speakers (ki-ka: Hanifa Ambadar, Marischka Prudence, Fifi Alvianto, Vira Indohoy)

Join The Community

Kenapa tidak mencoba bergabung dengan forum perempuan, forum mommies , forum hobi, community support, milis komunitas atau grup FB yang beragam jumlahnya itu. Kita bisa mengaktualisasikan diri, berbagi informasi dan belajar bersama-sama netizen yang lain. Mungkin bisa dimulai dengan menjadi silent reader kemudian aktif memberikan komentar atau opini hingga menerbitkan artikel sendiri. Saya merasakan sendiri manfaatnya yang luar biasa, bisa belajar dari pengalaman orang lain, membuat sesuatu yang baru, berkolaborasi atau mendapat dukungan karena sering “curhat” 🙂

Sama halnya dengan dunia nyata, kita juga perlu memahami etika dunia maya. Mulai dari terbuka menerima kritik ketika ada yang tidak sepakat dengan tulisan kita, tidak memaksakan kehendak ketika berbeda pandangan tentang suatu topik hingga mematuhi aturan yang berlaku di suatu komunitas.

Choose Your Supporting Tools

Is it always about smartphone? in my opinion, not really :). Keberadaan perangkat digital seperti PC dengan design clean hingga warna-warni atau tablet yang praktis dibawa kemana-mana juga menarik hati. Kapanpun dimanapun we always have the chance to look up information on-the-go.

Jadi pilih yang mana? Mengapa tidak mencoba melihat kebutuhan kita, tak hanya sekedar mengikuti tren atau ingin terlihat keren ketika menenteng perangkat digital tertentu. Sedikit demi sedikit kita harus mulai memahami apa yang kita butuhkan. Apakah sekedar instant messaging untuk memperlancar hubungan dengan customer karena mommies memiliki online shop tertentu, pemakaian data yang lebih besar karena selain email dan blogging, mommies juga aktif di forum-forum, atau membutuhkan perangkat digital yang selain tahan banting juga mudah dioperasikan dan harganya terjangkau ? kitalah yang menentukan

Stay Alert!

Kemudahan mengakses juga menjadi pisau bermata dua, disatu sisi kita akan mudah terkoneksi dan melengkapi informasi namun di sisi lain kita (tanpa sadar) bisa melanggar privasi.  Memahami do’s and dont’s berinteraksi di dunia maya juga jadi bagian penting. Ngga ingin kan tiba-tiba di unfriend karena keseringan ngetag foto barang jualan atau foto-foto jadul temen kita tanpa izin terlebih dahulu, dianggap nyinyir karena selalu berdebat di forum atau mancing kerusuhan via Twitter. On motherhood, pahami juga bahwa perangkat digital bukanlah “pengasuh” atau “pengganti” orangtua (ngingetin diri sendiri)

Technology can’t replace love

Memang tricky sih, sebagian ada yang cuek tuh check in di lokasi mana saja tanpa khawatir (termasuk lokasi tempat tinggal yang terekspos di Google Maps), posting foto-foto “kurang pantas” si kecil tanpa inget untuk mengubah privacy setting (siapa saja bebas melihat), hingga upload status yang menjelek-jelekkan kantor atau temennya padahal ia juga berteman dengan si bos atau orang yang diomonginnya itu.

Satu hal yang perlu kita ingat bahwa sekali kita mempublikasikan konten (teks, foto, video) via internet selamanya akan ada disana. Think before you post or publish!

Last but not least, don’t forget to have some fun! Go Mommies ^^

 

 

Challenge Yourself! From New Career to YCPA 2012

life has bring me surprises. Yeay! hurray for that 🙂

Lebih dari 5 bulan absen ngeblog, memulainya lagi jadi luar biasa. Mengalahkan berbagai alasan di kepala untuk sedikit demi sedikit bercerita, tentang peristiwa yang menyita perhatian saya beberapa bulan belakangan.

Mei

Setelah hampir setahun bersenang-senang di playground KASKUS sebagai Content and Social Media Strategist, saya memutuskan untuk pergi.

Kenapa? Pertanyaan itu jugalah yang memberondong saya ketika tweet perpisahan itu muncul. Maklum komunitas adalah passion saya dan KASKUS seolah memberi segalanya. Saya benar-benar menikmati tiap momennya. Mulai dari memahami keberagaman komunitas dan karakter para anggotanya, ngantor di playground yang mirip Googleplex :D, menemukan kecintaan Kaskuser pada situs yang dibangun Andrew Darwis pada tahun 1999 ini hingga jatuh bangun bersama tim merancang berbagai social media campaign.

Alhamdulillah #SejakJoinKaskus #KantorBaruKaskus dan #KaskusBeta berhasil menjadi perbincangan hangat di Twitter. Tak hanya itu, campaign #RejekiNgaskus #Travelista #KaskusTheLounge dan #ArisanKASKUS mewarnai dengan indah perjalanan saya dengan KASKUS. Lebih diatas itu semua, playground telah menjadi rumah ekspresi. Saya menemukan keluarga lagi, yang terus menyemangati dan bukan membatasi, meskipun akhirnya saya memutuskan untuk tak bersama mereka lagi.

Mungkin terdengar klise, tapi saya selalu menantang diri untuk berkembang. Entah kebetulan atau tidak, perjalanan karir saya ibarat melengkapi sudut pandang. Mulai dari bekerja di media, konsultan, komunitas dan kini melangkah masuk menjadi bagian sebuah brand. Saya bersyukur diberi jalan untuk merasakan pengalaman tersebut dan kini dipercaya memegang amanah baru.

Well, saya tak pernah benar-benar pergi dari KASKUS. Akun, teman-teman virtual dan “keluarga” saya ada disana. Saya belajar banyak dari The Largest Indonesian Community dan akan terus begitu. Once you become a Kaskuser, forever you will be.

Juni

“Selamat! dari 700an lebih pendaftar, Ghina terpilih menjadi 20 finalis Young Caring and Professional Award 2012. Karantina akan dilaksanakan pada 14-17 Juni. Siap-siap cuti ya!”

Telepon panitia YCPA 2012 siang itu sukses bikin saya senyum-senyum saat meeting. Keisengan bos lama mendaftarkan saya di ajang ini malah berbuah manis. Sempat ketar-ketir juga, wong masih baru di kantor udah berani minta cuti, Alhamdulillah dapet izin. Senangnya dapet temen baru, perempuan-perempuan hebat di bidangnya, plus ketemu juri-juri luar biasa.

Berkat YCPA saya dipercaya menjadi salah satu pembicara di acara Inspirasi Karya Muslimah yang diselenggarakan QM Financial milik Ligwina Hananto, jadi tau juga rasanya pegel jadi model saat pemotretan untuk Majalah Cosmopolitan :p

Tapi, hal yang paling berkesan dari ajang ini justru saat dimana kita diberi kesempatan untuk mengenal diri lebih jauh lewat presentasi dan sesi wawancara. What is your passion? Are you already on the right track? How is your way to care about yourself? About your company and others? … i surely learn a lot from this basic questions and feel happy about it.

Juli-September

Handling digital community for telco company. Ya, inilah profesi yang sedang saya jalani, tetap bersinggungan dengan komunitas dan dunia digital. Memanfaatkan platform yang digunakan brand-brand ternama dunia untuk kemudian diaplikasikan untuk pertama kalinya di Asia Pasifik jelas menantang. Saya dituntut untuk belajar cepat. Crowdsourcing, CRM dan online comunity menjadi makanan sehari-hari..lagi 😀

Setelah 4 Juli menggelar soft launch dan 12 September menggelar grand launch, telah lebih dari 2000 anggota bergabung. Perjalanan dimulai! Ngobrol Bareng tampil ke publik dan menjadi pionir online forum khusus pelanggan telco di Indonesia. Beberapa liputannya bisa dibaca disini dan disini. Oh ya, saat ini sedang ada Geek In Style Thread Competition juga lho, ikutan Yuk! Itung-itung latihan menulis

Oktober

Dorongan kuat untuk mewadahi aktivitas melalui komunitas terwujud juga. Kemunculan @HijabTraveler dan @UltimateMomID adalah beberapa upaya saya menjawab keinginan para perempuan, untuk tetap berkumpul sambil tetap berkarya. Bagi saya, berhijab atau menjadi ibu bukanlah halangan atau alasan berhenti mengembangkan diri.

Alhamdulillah niatan ini mendapat sambutan baik dari keluarga dan sahabat-sahabat perempuan saya. InshaAllah kedepannya kedua komunitas ini bisa menyalurkan keinginan kami untuk berbagi dan terus bermanfaat bagi sekitar.

Passion lead my way, hopefully you’ll find yours too 🙂

Bunda Sehat, Bunda Bahagia

Senja meluncur cepat, menyisakan guratan jingga yang berpendar dibalik gedung-gedung tinggi di seputaran Thamrin. Aku berdiri tak jauh, tepatnya di depan Deustche Bank, melongokkan kepala lagi dan lagi kearah deretan mobil-mobil di Bundaran HI yang beringsut pelan, persis keong kelelahan sedang berbaris. Mataku cemas mencari-cari bus AC yang akan membawaku pergi dari kerumunan para pekerja kantor yang berebut pulang. “Semoga dapat duduk” ungkapku dalam hati, maklum memenangkan “persaingan” naik angkutan umum di Jakarta saja sudah perjuangan, apalagi bisa duduk nyaman, itu keberuntungan, meskipun dalam kondisi hamil 2 bulan. Kukeluarkan sebotol air mineral dari dalam tas kemudian meneguknya perlahan. Penting sekali bagiku untuk tetap bugar. Ini kehamilanku yang pertama, dan trimester awal adalah waktu “rawan” keguguran. Jika kondisiku drop akibat kelelahan, dehidrasi apalagi kekurangan nutrisi, akibatnya……aku bahkan enggan membayangkannya.

Penggalan memori tadi terus berkelebat, mengingatkan saya pada kondisi di awal-awal kehamilan. Menjadi calon bunda ditengah aktivitas padat pekerjaan itu sebuah tantangan. Bukan hanya siap menghadapi mual atau perubahan mood karena kondisi hormone, kita juga dituntut siap mental menghadapi tekanan pekerjaan dan lingkungan hectic sepulang kerja, belum lagi meluangkan waktu bagi pasangan, keluarga atau diri sendiri.

Pentingnya “mantra” positif

Ketika menyadari saya hamil dan memutuskan untuk tetap bekerja, saya tahu konsekuensinya dan siap bertanggungjawab. Langkah pertama yang menjadi fokus saya adalah menemukan cara untuk tetap memotivasi diri, mensugesti pikiran dengan mantra positif. Kehamilan adalah anugerah sekaligus amanah, saya patut bersyukur diberi kepercayaan memiliki seorang anak. Saya sadar sukses atau tidaknya menjalani kehamilan didukung banyak faktor, tapi setidaknya saya telah siap menghadapi hambatan terbesar….diri sendiri *langsung ngaca* *malu ati*

Manajemen Waktu

Problems are made for solution, apapun kendalanya selalu ada jalan keluar. Prinsip inilah yang kembali menguatkan tekad menjalani kehamilan. Tapiiiiii, dengerin kata manajemen aja udah malesin banget, yaudah saya ganti aja sama istilah trik calon ibu produktif :D. Intinya saya belajar mengatur waktu dan mengombinasikan kegiatan. Meski perempuan berbakat multitasking saya tetap harus mendelegasikan pekerjaan dan menetapkan prioritas. Masih ngerasa capek? Cobain deh saat sedang hamil biasakan merendam kaki dengan air hangat berisi larutan garam sepulang kerja, lengkapi aktivitas ini dengan menyetel music favorit lewat gadget bunda, dijamin relax.

Dengan trik ini saya membuat pola waktu agar kebutuhan bekerja, istirahat, mengerjakan hobi atau me-time mendapat porsi yang sesuai dengan kemampuan saya, apalagi untuk tidur, bye-bye begadang 😀

Manajemen Nutrisi

You are what you eat, apa yang Anda makan akan mewakili Anda sebenarnya. Pepatah ini sukses mengingatkan saya kembali bahwa anak yang sehat bermula dari bunda yang sehat. Trus gimana dong dengan hobi saya nyicipin kuliner dimana-mana? ya dikontrol dulu *padahal pengen nangis waktu ngeliat daftar panjang larangan makan saat hamil*

Kuncinya memang pada asupan serta nutrisi yang tepat dan lengkap, karena saya ngga hanya makan untuk diri sendiri tapi juga memberi makan si jabang bayi. Kalau saya ingin janin yang dikandung berkembang baik kemudian lahir dalam keadaan sehat, ya sehatkan diri sendiri dulu.

Tips saya:

  • Variasi makanan itu penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi. Khawatir di kantin kantor ngga nemu makanan “sehat” ya bawa bekel, bisa isi rebusan sayur atau telur, potongan buah untuk cemilan, roti gandum atau yoghurt. Klo bosen, ya bisa milih makan siang dengan sup,  pecel lengkap dengan lalapannya, atau gado-gado
  • Makan teratur 3 kali sehari, konsumsi makanan ringan sebagai selingan 2 sampai 3 kali sehari
  • Memilih untuk berbelanja bahan makanan (ikan, sayur, buah) organic kemudian mengolahnya sendiri. Memang lebih mahal, tapi worthed banget kok. Favorit saya brokoli, pisang, alpukat dan stroberi. Kaya asam folat tuh, penting banget untuk perkembangan janin bayi
  • Sediakan air mineral, perbanyak minum jus buah (tanpa gula dan es) dan konsumsi susu ibu hamil, saya sih suka banget sama rasa coklat
  • Hindari makanan olahan berpengawet mengandung garam dengan kadar tinggi
  • Konsumsi vitamin tambahan berdasarkan resep dokter

Tangisan itu pecah, sayup suaranya menguat seiring langkah dokter yang terus mendekat. Wajah kemerahan itu tampak begitu innocent. Dengan dukungan dokter diruang operasi pagi itu, perlahan ia merayapi tubuhku, mulutnya sibuk mencari, ia hendak menyusu padaku, sungguh tak pernah kusangka proses inisiasi menyusui dini akan seindah ini, lelah semalaman karena kontraksi 10 jam tak berkesudahan, rasa ngilu dan lemas karena dibantu oksigen tambahan seolah lenyap, meruap bersama aroma telon dan wangi bayi sehabis mandi

Enjoy your motherhood & choose the right food

Motherhood surely gonna change you. Saya ingat betul saat-saat dirumah sakit, memandangi si kecil Ayesha yang terlelap tidur disamping saya, belajar menyusui pertama kali, diingatkan suster untuk makan sehat berkali-kali dan momen supermellow dimana saya ngga berenti nangis karena bersyukur bayi saya lahir selamat dan sehat. Saat dirumah pun saya sempat mengalami krisis percaya diri, apakah saya akan sukses memberinya ASI eksklusif, bagaimana tumbuh kembangnya nanti? namun akhirnya saya sadar bahwa saya harus terus membangun percaya diri.

Alhamdulillah, suami dan keluarga mendukung penuh kehamilan dan proses menjadi ibu baru. Ketika saya kelelahan dan ASI tak kunjung keluar, suami terus meyakinkan saya bahwa saya bisa melaluinya, bahwa saya adalah kunci tumbuh kembangnya, bahwa semua dibangun dengan cinta.

Hasilnya, saya sukses memberi Ayesha ASI eksklusif selama 2 tahun, meskipun sempat jatuh bangun. Iya, menjadi ibu menyusui sambil aktif bekerja jadi tantangan lain yang ngga kalah serunya. Maklum tak semua kantor atau ruang publik di Jakarta memiliki pojok ASI yang nyaman. Seolah berlomba dengan waktu, saya terus mencari celah untuk bisa memompa ASI dan memastikan stok dirumah cukup.

My best mommy moment adalah saat saya menyusui dan menidurkan Ayesha, menelusuri rambutnya, mengusap kepalanya, menciuminya berkali-kali sambil mendengar deru napasnya yang turun naik. Rasa enek minum susu ibu menyusui, menu wajib sayur katuk dan cemilan buah yang kliatan bikin nyesek semuanya hilang. Makanan yang tepat dan kaya nutrisi tak hanya membuat bunda bugar tapi juga menghasilkan ASI bergizi tinggi. Saya tak boleh menyerah, saya harus tetap sehat.

Parenting 2.0 😛

  • Beruntung banget lho bunda zaman sekarang, informasi mudah didapat dan diakses dimana saja. Ngga Cuma berbekal pengalaman ibu, mertua atau temen-temen, kita juga bisa hunting info apa aja terkait nutrisi yang diperlukan selama kehamilan, melahirkan, proses menyusui dsb dari internet. Yuk rame-rame manfaatin internet untuk mendukung aktivitas bunda
  • Dulu, jam istirahat makan siang atau pas mau pulang kerja, saya selalu nyempetin waktu browsing, gerilya ke forum-forum dan milis khusus bunda, blogwalking sekaligus silaturahmi sama mommy bloggeryang lain. Penting banget, jadi tahu rekomendasi dokter dan RS yang bagus sekaligus dekat dengan lokasi rumah, tahu menu dan resep sehat untuk variasi nutrisi dsb
  • Oh ya, saya juga pernah menggunakan Youtube untuk ngintip tutorial memandikan bayi, memakaikan popok sampai belajar cara menggendong bayi dengan benar. Jadi pas praktek di RSIA tempat saya melahirkan Ayesha udah ngga grogi lagi 😀
  • Coba juga share sama temen-temen yang sudah berpengalaman via FB, kalau sekarang sih bisa follow akun-akun manfaat di twitter, @Nutrisi_bangsa misalnya 😀
  • Satu hal lagi, ngeblog, menulis dan membaca buku favorit menjadi semacam terapi tersendiri bagi saya, menyembuhkan kegalauan atas ketidaksempurnaan menjadi seorang bunda

Full time mom, half-time working mom or working mom are just ways to run daily life. Saya pernah mengalami ketiganya dan belajar untuk tidak menganggap yang satu lebih berat dari yang lain, semua memiliki tantangannya sendiri-sendiri. Jadikan perkataan orang lain sebagai masukan namun hindari terjebak dalam stigma. Bunda harus terus berkembang, mencari jalan terbaik bagi dirinya untuk tetap sehat, tetap bahagia.

life is full of choices, then choose wisely, for your own good, for your own children. Being a productive mom doesn’t mean you have to avoid your own health. So moms, are you ready to take those challenges? Share it with me 😉

Note : tulisan ini diikutkan dalam Lomba Blog NuB (Nutrisi Bangsa)

MC For KASKUS The Lounge : Ajang Kopi Darat Komunitas

Dreams do come true. My passion towards the world of communities and writing, met its own way once again 🙂

Rabu, 25 Januari 2012, saya mendapat kesempatan memandu acara KASKUS The Lounge bertempat di Auditorium @Kaskus playground. Ajang kopi darat komunitas ini rencananya akan diselenggarakan pada hari Rabu minggu keempat setiap bulannya. Uniknya, lebih dari 400 komunitas yang ada di KASKUS mendapat kesempatan berkolaborasi dengan onliners lainnya. Jadi…mau sharing ide? Kreativitas? Atau sekedar networking? Bisa banget 🙂

Excited? Indeed !! Coz books, writer and community things sounds sexy for me :p

Sukses adalah sebuah proses, sebuah perjalanan, dan semua dimulai dari berani bermimpi. Inspirasi inilah yang coba dibagi malam itu lewat obrolan santai bersama Ahmad Fuadi |@fuadi1 (Penulis Novel Negeri 5 Menara), Salman Aristo |@Salmanaristo (Penulis Skenario Film Negeri 5 Menara) dan Yovie Widianto (Komposer untuk OST Film Negeri 5 Menara).

Lebih dari sekedar menyaksikan “perjalanan” sebuah novel menjelma jadi bestseller, kemudian difilmkan, kita bisa belajar tentang kekuatan kolaborasi dan semangat “Man Jadda Wajada (siapa yang bersungguh-sungguh maka akan berhasil) yang telah memberi nyawa pada sebuah mimpi dan diwujudkan dalam sederetan aksi. Duh, serasa tertampar! maklum kadang saya lebih sibuk jadi pemimpi professional ketimbang mewujudkannya dalam aksi-aksi nyata 😀

Buku bagus belum tentu laku, buku laku belum tentu bagus, hal ini juga berlaku untuk musik. Yang utama adalah tetap berkarya, menebar manfaat bukan hanya mengejar popularitas. Kalimat sakti ini sukses tertanam di kepala saya setelah nggossip di sesi private chat bareng Mas Yovie dan Bang Fuadi.

Saya seolah disadarkan lagi, kehadiran penulis seperti Bang Fuadi, Bang Aris, Mas Yovie, Kaskuser serta temen-temen Hermesian |@TheHermes kembali menguatkan niat berbagi lebih banyak manfaat kepada orang lain, lewat tulisan, lewat buku-buku, lewat karya (apapun itu) atau sharing bareng komunitas. Satu lagi, terus tingkatkan basic skill yang akan mendukung tercapainya mimpi-mimpi yang kita miliki dan mulai dari langkah kecil setiap hari.

Lucky me, able to meet those great people! buat temen-temen yang mau join bisa langsung cek kesini ya, sampai ketemu di kopdar berikutnya 🙂 !!

PS: Film Negeri 5 Menara rencananya akan tayang pada 1 Maret 2012, info lengkap silakan cek @N5MTheMovie

Tulisan terkait:

7 Interesting Sites For Women

Aktivitas sebagai perempuan multiperan membuat saya harus berpikir kreatif. Mulai dari cara mengatur waktu hingga memanfaatkan waktu seproduktif mungkin. Untung saja, internet memudahkan kehidupan, kapan dan dimana saja saya bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Nah, berikut daftar 7 situs menarik favorit saya, siapa tahu bisa bermanfaat juga untuk anda 🙂

1. Ehow.com

eHow is an online how-to guide with more than 1 million articles and 170,000 videos offering step-by-step instructions| Wikipedia

Dengan lebih dari 30 kategori, eHow menjadi semacam One-Stop Shopping bagi perempuan pencari informasi. Mulai dari cara membuat hidangan kesukaan, cara menata rumah, menata gaya, mengatur keuangan, cara menjaga kesehatan hingga mengintip keseharian selebriti. Bukan hanya artikel, video dan komentar yang disajikan juga turut melengkapi informasi.

Saya sebenarnya ngga sengaja menemukannya ketika mencari inspirasi bersiaran hingga akhirnya ketagihan membaca dan mencoba beragam panduan yang ditulis disini. Selain tampilannya yang menarik, panduan yang dihadirkan cukup aplikatif, bisa jadi karena artikel-artikel disini ditulis berdasarkan pengalaman para kontributornya. My favourite: family-related topics.

2. Oprah.com

It’s Oprah–she’s everything–and her site is, too |Forbes.com

Sejak dulu saya mengagumi cara Oprah mengkomunikasikan ide dan pemikirannya. Melalui talkshow, bisnis yang dijalankan hingga situs yang mendukung semua itu. Semangat berbaginya luar biasa, maka ngga heran  topik yang disampaikannya menjadi perbincangan banyak perempuan di seluruh dunia. My favourite: featured articles.

3. Pinterest.com

Pinterest is a vision board-styled social photo sharing website and app where users can create and manage theme-based image collections| Wikipedia

Totally Fun, meski tergolong baru dan ngga begitu populer di Indonesia, kabarnya Pinterest menjadi social networking pilihan mommy bloggers lho. Dikutip dari sini 54-70% penggunanya adalah perempuan. Ngga heran sih, visualisasi yang ditampilkan super menggoda, seolah menantang kita untuk terus berpikir kreatif.

Saya sendiri lebih banyak menggunakannya untuk bersenang-senang, menyegarkan mata setelah seharian berkutat sama kerjaan. Bahkan ngga jarang saya jadi kepikiran menulis, memotret atau mencoba membuat sesuatu yang lucu-lucu setelah berkunjung ke situs ini. My favourite: using every keywords to find out more surprises

4. Polyvore.com

Polyvore is the best place to discover or start fashion trends. Browse and shop looks created by a global community of independent trendsetters and stylists| Polyvore.com

Situs ini menjadi surga bagi mereka yang suka bereksperimen dengan fashion. Mulai dari inspirasi berpakaian, nyobain padu-padan item fashion secara virtual bahkan menjalin networking dengan perempuan penyuka fashion di seluruh dunia. My favourite: explore celebrities style for daily use.

5. Theurbanmama.com

The Urban Mama is a one-stop portal for parenthood and parenting sharing sessions| Startuplokal.org

Saya lebih dulu mengenal buku-buku karya The Ninit Yunita a.k.a @istribawel ketimbang situs The Urban Mama yang dikembangkannya. Namun ketika hamil dan menjadi seorang bunda bagi Ayesha, saya banyak belajar tentang kehamilan, tumbuh kembang anak dan gaya pengasuhan dari situs ini. Lebih dari sekedar informasi, situs ini lebih mengedepankan pengalaman masing-masing para ibu, jadi mudah dicerna dan dekat dengan keseharian saya.

6. Femaledaily.com

Female Daily is a network of digital destination specifically catered to women | Femaledaily.com

Membawahi situs fashion, parenting dan info selebriti, situs ini bisa dibilang portal informasi yang mencoba memuaskan keingintahuan perempuan tentang banyak hal.

7. Fimela.com

Indonesian online fashion and lifestyle magazine| Fimela.com

Kehadirannya mencuri perhatian, seolah mewadahi kebutuhan membaca perempuan bekerja yang rajin online ketimbang baca majalah :D. Tampilan yang chic, artikel yang beragam membuat situs lokal ini jadi salah satu pilihan saya untuk mendapatkan informasi seputar gaya hidup perempuan.

Oh ya, untuk daftar situs seru lainnya bisa cek disini dan disini

Happy browsing 🙂

 

2011 | 2012 ; Highlights and Resolutions

Passion is energy. Feel the power that comes from focusing on what excites you | Oprah Winfrey

After a long time break, I surely missed blogging. Taking it as a long distance relationship, I feel impatient to finally meet and get intimate. Well, let’s see what happened in my life along 2011 🙂

January
I was excited to feel a new experience as @Mavtweets associate, learned many things about new media and PR industry. One of the best things was to work closely with my blogger idols @beradadisini and got to know more about online communities. I was even asked to be an MC discussing @Pengajarmuda with @Aniesbaswedan at @Obsat event.

February
I was able to meet food bloggers community then another MC duty for @Obsat with @Aldosianturi

March
It was a marvelous moment. Thanks to my office, I had the chance to celebrate my 27th birthday in Phuket, Thailand. It was also my first time going abroad :D. Travelling is such a relieve for pleasure seekers.

I also met Ollie @Salsabeela as my 27th birthday gift. It was an enlightening and intimate chat, my eyes were widely opened. Visit her blog for more inspiring things!

Oh ya, this month my husband visited The Tunisian Republic, Egypt then Libya covering Middle East conflict. It was a big challenge for him. I was worried at the beginning but thanks to Allah everything went well. He even brought me some special b’day gift :p

April
I joined another community’s event such as @Akademiberbagi @PechakuchaJKT to expand network

May
I decided to resign, chasing my next dream, taking post graduate. But then, my priority changed. I become a stayed-home mom, while my husband and her mom were busy finding the best treatment for my father in law. It was a hard moment for us. Stay close to your family is one perfect sentence for this situation, because you’ll never know what the future brings.

June
I started On Air again on @LITEFM1058. On its 3rd birthday celebration Stephanie Pink said hello once again to the audiences. Yap, it’s my on air nickname.

July
We all felt blue. After suffering for  more than a year,  on July 21st my father in law passed away. It really affected the entire family. I even wrote about this. Through every media, me and my husband tried to look for blood donors. Thanks to @Blood4LifeID @justsilly @pasarsapi @nonadita @chicme and other online friends who have helped us spreading the news. We have tried our best. Hope Allah gives him the best place, Amien.

August
I called it rainbow after the rain. After struggling with emotional breakdown during our lost, my husband got a project and my passion towards communities met its own way. I started my first day in @Kaskus, learning how to manage digital content for The Largest Indonesian Community. Ramadan is full of blessings even though we missed Ramadan moment with my father in law.

September
Watched Linkin Park concert, met up with onliners at @Socmedfest were the fun moments beside taking a special family photo shoot with my humble photographer friend @Charliehartono

October
#28Okt was my beloved daughter Ayesha 2nd birthday, along with Sumpah Pemuda celebration. After googling and surveying, we decided to hold a small private party for her friends in KFC. It was a blessing to watch kids interact with each others, had some fun and wishing the best for Ayesha. Believe it or not, no one cried.

November
Moved to the new @Kaskus office, or should I call it a new playground. Glad to join the fun-youth-creative environment. The employees were so excited with this 12th b’day gift. I also got the chance to manage #KantorBaruKaskus campaign.

Love the “kopdar” time with bloggers, communities from @KopdarJakarta @Startuplokal @ID4SQ @Koprol @Akademiberbagi @AnakUIdotcom @FreshForum @Ngerumpi @TEDxJKT. Then met moderators, closed with @Kaskus media partners and valuable partners.

December
Visited @onoffID event at Epicentrum and joined “arisan” with rumpiers community were the guilty pleasures.

The best thing was to have a series of dating with my husband, from watching MI4 to Sherlock Holmes, street dining, private chat at @Sabang16 then another quality time around the city. It’s been three years of marriage, hope Allah will always guide our way, amien.

Family and friends are the best things I have, I’m grateful for it. Now, I’m ready to say “Welcome 2012” 🙂

If you want to be a writer, you must do two things above all others: read a lot and write a lot | Stephen King

Writing
I asked myself then find out that writing has always been on top of my resolution. So, I’m trying to be more productive on writing this year, whether through blog or other social media channel. Hopefully I will be able to publish my own book through @nulisbuku this year.

Communities
On the other hand, I fall in love with hijabers such as @HijabersComm @Theurbanmuslimah @hana_tajima and @dianpelangi. Planning to join several events related to them. Can’t forget @girlsintechID @wordisme also @piknikasik communities for another fun getaways.

Travel
Exploring cities in Indonesia then hopefully there’s a chance to visit Singapore. Open for sponsors 😀